Berita

Plt. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Muhadjir Effendy/Net

Politik

Muhadjir Effendy: Masyarakat Jangan Terlalu Lama Kecewa dengan Keputusan FIFA

KAMIS, 30 MARET 2023 | 15:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 membuat banyak pihak kecewa.

Menanggapi hal ini, Pelaksana tugas (Plt) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Muhadjir Effendy meminta masyarakat tidak terlalu lama bersedih.

"Siapa saja yang merasa ikut memiliki empati terhadap masalah ini, termasuk para penggemar sepak bola, termasuk saya, jangan terlalu lama bersedih dan juga jangan terlalu lama kecewa karena masih banyak pekerjaan dan program untuk memperbaiki kinerja persepakbolaan kita ke depan," katanya di komplek Istana, Kamis (30/3).


Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) itu juga  berharap masih ada kesempatan dari FIFA untuk Indonesia. Selain itu, dia pun berdoa agar Indonesia tidak terkena sanksi dari FIFA.

"Marilah kita berdoa mudah-mudahan tidak ada sanksi untuk Indonesia. Syukur-syukur malah ada bonus," sambungnya.

Adapun tuan rumah baru pengganti Indonesia akan segera diumumkan oleh FIFA dan tanggal turnamen tidak berubah. Sementara sanksi untuk PSSI akan diputuskan pada tahap selanjutnya.

Faktor pembatalan ini karena penolakan beberapa pihak atas kehadiran Timnas Israel di perhelatan Piala Dunia U-20 yang mulanya digelar di Indonesia pada Mei mendatang.

Beberapa pihak yang menolak diantaranya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur Bali I Wayan Koster, Ketua DPP Bamusi PDI Perjuangan Prpf Hamka Haq dan politisi PKS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya