Berita

Pendiri Negarawan Indonesia, Johan O Silalahi/Net

Politik

PIALA DUNIA U-20

Bukan Salah Ganjar dan Koster, Piala Dunia U-20 Indonesia Gagal karena PSSI Lalai

KAMIS, 30 MARET 2023 | 12:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 terjadi karena kelalaian panitia penyelenggara dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Pendiri Negarawan Indonesia, Johan O Silalahi mengamini, pro-kontra Piala Dunia U-20 muncul karena Israel ikut menjadi salah satu negara yang bertanding. Namun penolakan masyarakat Indonesia ini harusnya bisa diantisipasi PSSI sejak lama.

"Harusnya yang bertanggung jawab adalah PSSI dan panitia penyelenggara karena lalai dan tidak melakukan antisipasi dini sejak Juli 2022 begitu timnas Israel masuk final Piala Dunia U20," ujar Johan O Silalahi kepada redaksi, Kamis (30/3).


Soal penolakan dari sejumlah kepala daerah, seperti Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Johan memandang kedua tokoh tersebut hanya ingin tegak lurus pada keputusan partai, yakni PDI Perjuangan.

"Kita paham, I Wayan Koster dan Ganjar Pranowo tegak lurus mengikuti sikap dan perintah dari PDIP," kata Johan.

Sebagai kader PDIP, Ganjar menegaskan penolakan ini wujud komitmen bersama dalam mendorong kemerdekaan negara Palestina sesuai amanat Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Pun demikian dengan I Wayan Koster.

"Harus tegas dan jelas disampaikan oleh PDIP bahwa kedua kadernya menegaskan sikapnya karena loyalitas pada partainya PDIP," tutup Johan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya