Berita

Presiden Uni Emirat Arab, Syeikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan/Net

Dunia

Ditunjuk Sang Ayah, Sheikh Khaled Resmi jadi Penerus Tahta Abu Dhabi

KAMIS, 30 MARET 2023 | 12:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam langkah menyiapkan penerus tahta kekuasaan di Uni Emirat Arab (UEA) untuk periode selanjutnya, Presiden Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan telah menunjuk putra sulungnya, Sheikh Khaled, sebagai putra mahkota Abu Dhabi, pada Rabu (29/3).

Melalui keputusan yang telah diumumkan itu, Sheikh Kaled resmi menjadi penerus ayahnya dalam takhta berikutnya, serta ditunjuk untuk menduduki jabatan kepala dewan eksekutif Abu Dhabi.

Dimuat VOA News, Kamis (30/3), pemilihan Khaled sebagai putra mahkota telah mencerminkan kecenderungan negara monarki di Timur Tengah itu untuk menunjuk garis keturunan langsung sebagai pewaris takhta.


Menurut para analis, Sheikh Mohammed memang telah mempersiapkan anaknya untuk menduduki posisi strategis di bidang keamanan, intelijen, ekonomi bahkan pemerintahan.

Disamping itu, dalam rilis terpisah, presiden UEA juga telah merombak beberapa posisi, dengan menunjuk beberapa saudara laki-lakinya untuk menempati posisi tinggi dalam pembagian kekuasaan di negara kaya minyak itu.

Pada awal Maret, Sheikh Mohammed, telah menunjuk adik laki-lakinya, Mansour bin Zayed Al Nahyan, sebagai wakil presiden UEA, sekaligus ketua pengelola dana kekayaan negara terbesar kedua di Abu Dhabi, Mubadala Investment Company.

Sementara, saudara laki-lakinya yang lain, Sheikh Tahnoun bin Zayed Al Nahyan dan Hazza bin Zayed Al Nahyan juga telah ditunjuk sebagai wakil penguasa Abu Dhabi, dengan Sheikh Tahnoun sendiri akan menduduki dua jabatan sebagai ketua Otoritas Investasi Abu Dhabi.

"Dengan menunjuk saudara-saudara terkemuka untuk peran baru ini, dia (Presiden UEA) sedang menjaga keseimbangan pembagian kekuasaan, tetapi hanya untuk klan Al Nahyan," kata peneliti di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri, Cinzia Bianco.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya