Berita

Mantan Bupati Karanganyar, Rina Iriani, bergabung dengan Partai Perindo/RMOLJateng

Nusantara

Jelang Pemilu 2024, Mantan Bupati Karanganyar 2 Periode Ini Merapat ke Perindo

KAMIS, 30 MARET 2023 | 09:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lama tak berkecimpung di dunia politik usai menjabat Bupati Karanganyar selama dua periode, Rina Iriani akhirnya turun gunung. Bupati Karanganyar periode 2003-2008 dan 2008-2013 itu resmi berlabuh ke Partai Perindo.

Kabar itu muncul setelah Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo mengunggah gambar dirinya bersama Rina Iriani di akun Instagram pribadinya @hary.tanoesoedibjo.

Sekretaris DPD Partai Perindo Karanganyar, Anwar Mustafa, membenarkan kabar bergabungnya mantan orang nomor satu di Karanganyar ini.


Dituturkan Anwar, Rina bertemu dengan Ketum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo selama dua jam di Jakarta pada Selasa kemarin (28/3).

Rina Iriani kemudian memberi kabar kepadanya melalui sambungan telepon bahwa dirinya bersedia bergabung ke Partai Perindo.

"Tadi Bu Rina sudah kontak saya. Saya tanya pada Bu Rina, gimana Ibu. Terus Bu Rina menjawab kalau dirinya sudah bertemu dengan Ketum dan bicara panjang lebar selama dua jam," jelas Anwar, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (29/3).

Namun untuk jabatan yang akan diemban oleh Rina di Perindo, dirinya mengaku belum mengetahuinya.

"Untuk posisinya keputusan langsung dari Ketua Umum, mungkin jabatan yang spesial," lanjut Anwar.

Setelah pengukuhan, Rina Iriani akan terjun ke bawah bertemu seluruh pengurus Partai Perindo di wilayah Soloraya, terutama Karanganyar.

Bergabungnya Rina Iriani ke Partai Perindo, menurut Anwar, membawa semangat baru. Sebab keberadaan sosok mantan Bupati Karanganyar ini masih kuat.

"Beliau siap membantu agar Partai Perindo mampu mendapatkan kursi di DPRD nanti," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya