Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Sebut Macron sebagai "Sampah" di Postingan Facebook, Wanita Prancis Ditangkap Polisi

KAMIS, 30 MARET 2023 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Prancis menangkap seorang wanita karena diduga menyebut Presiden Emmanuel Macron sebagai 'sampah' dalam sebuah posting media sosial.

Tidak terima dituduh menghina pejabat publik, wanita yang diidentifikasi sebagai Valerie dari St. Martin oleh outlet lokal La Voix du Nord itu mengatakan ia tidak bermaksud menggambarkan Macron seperti itu dan menyalahkan koreksi otomatis ponselnya.

AFP melaporkan, Valerie menulis status di akun Facebook yang berbunyi, "Sampah akan berbicara besok jam 1 siang, untuk orang-orang yang bukan apa-apa, selalu di TV kita menemukan sampah" dalam bahasa Prancis.


Postingan tersebut bertanggal sehari sebelum Macron dijadwalkan untuk memberikan wawancara televisi ke dua kantor berita utama Prancis.

Namun, Valerie mengatakan kepada La Voix du Nord bahwa dia tidak bermaksud menyebut Macron sampah, menyalahkan koreksi otomatis ponselnya. Dia mengaku bermaksud menulis “l'or dur" yang artinya emas tetapi berubah menjadi "l'ordure" atau sampah.

Polisi tidak cepat percaya atas pengakuannya.

Meskipun ditangkap, dia telah bersumpah untuk terus memprotes langkah Macron untuk menaikkan usia pensiun dua tahun, yang telah terbukti sangat tidak populer di Prancis.

Protes kekerasan selama berminggu-minggu dan tindakan keras polisi telah mengguncang negara itu, sementara dua upaya mosi tidak percaya gagal untuk menggeser pemerintah Macron yang terkepung.

Amnesty International baru-baru ini mengutuk pemerintah Prancis karena menghukum ribuan orang atas tuduhan menghina pejabat publik, menggunakan pelanggaran untuk meredam perbedaan pendapat secara damai.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya