Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Khawatir Pekerjaan Jurnalis Terancam, Editor Eksekutif AP: AI Bukan Pengganti Reporter

RABU, 29 MARET 2023 | 21:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah banyaknya kekhawatiran terkait ancaman hilangnya pekerjaan jurnalis karena canggihnya kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, seorang editor eksekutif Associated Press, Pace telah menepis kekhawatiran itu.

Menurutnya, kecerdasan buatan dapat membantu melakukan pekerjaan dengan lebih efektif, namun bukan berarti mereka dapat menggantikan pekerjaan jurnalis di media manapun.

"Kecerdasan buatan bukanlah ancaman bagi jurnalisme, dan ChatGPT bukanlah pengganti reporter," tegas editor media terkemuka itu, Pace, kepada Alarabiya.


Istiliah ChatGPT, yang merujuk pada Generative Pre-Trained Transformer ini sendiri merupakan chatbot yang mampu melakukan segala perintah yang dibutuhkan penggunanya, seperti membuat teks copywriting, essai, dan lain sebagainya.

Menurut Pace, yang telah menggunakan kecerdasan buatan itu, ia melihat peluang besar untuk meningkatkan jurnalismenya dengan ChatGPT yang baru-baru ini ramai diperbincangkan. Akan tetapi penggabungan tersebut masih membutuhkan waktu lama.

Dalam penjelasannya, meski kecerdasan buatan itu sangat canggih, namun tingkat akurasinya masih berisiko dan tidak akan mampu menggantikan jurnalisme yang membutuhkan hubungan langsung dengan manusia lain. Untuk itu ia menyerukan agar para jurnalis tidak lagi merasa khawatir terkait hal tersebut

"Saya tidak terlalu khawatir dan tidak akan mengganti staf kami dengan AI, karena tingkat akursinya yang berisiko. Tetapi saya akan mencari peluang untuk membuat para jurnalis kami dapat menggunakan AI untuk membuat pekerjaan mereka jauh lebih mudah,” ujar Pace dalam penjelasannya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya