Berita

Jurubicara Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Farhan Abdillah Dalimunthe/Net

Politik

Desak DPR Kembali Bikin RDP, Prima Siap Buka-bukaan Soal Gugatan di PN Jakpus

RABU, 29 MARET 2023 | 16:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kejelasan perkara gugatan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI, dianggap belum mencakup keseluruhan dari yang sebenarnya terjadi.

Terkait itu, muncul tuntutan dari Prima agar DPR kembali menggelar RDP, dengan agenda khusus mendengar penjelasan secara keseluruhan tentang gugatan mereka di PN Jakpus. Termasuk soal makna isi putusannya.

“DPR membuat RDP tapi tidak mengundang Prima. Kalau mau dengar cerita yang selengkapnya, Prima harusnya dilibatkan di situ,” ujar Jurubicara Prima, Farhan Abdillah Dalimunthe, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (29/3).


Pada prinsipnya, lanjut Farhan, Prima telah mendengar bahwa keterangan yang diperoleh DPR terkait gugatan di PN Jakpus hanya sepotong-sepotong.

“Dari yang kita dengar kemarin di RDP, ya kami rasa belum komprehensif semua yang kami gugat itu disampaikan di situ,” sambungnya menegaskan.

Maka dari itu, Farhan menganggap kegaduhan yang muncul di ruang publik, setelah muncul putusan PN Jakpus yang memerintahkan penundaan pemilu, disinyalir juga berasal dari informasi tidak penuh yang diterima wakil rakyat.

“Jadi libatkan saja Prima, karena data-datanya kita punya semua,” demikian Farhan. 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya