Berita

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty/RMOL

Politik

Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2024 Selesai Bulan Ini, KPU Diminta Bersihkan Data Ganda

RABU, 29 MARET 2023 | 16:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Proses pemutakhiran data pemilih Pemilu Serentak 2024 akan selesai digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada akhir bulan ini. Namun, terdapat beberapa temuan yang mesti diperbaiki sebelum nantinya keluar Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty menjelaskan, KPU sekarang ini sudah memasuki fase akhir proses pemutakhiran data pemilih, yaitu masa akhir penyusunan Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran oleh PPS pada 29 Maret 2023.

Selang beberapa hari setelahnya, Lolly mengungkap, ada proses awal rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran tingkat kelurahan/desa oleh PPS pada 30-31 Maret 2023.


“Bawaslu mengingatkan dan mengimbau KPU melalui PPS (Panitia Pemungutan Suara) menyusun DPS secara cermat dengan membersihkan pemilih ganda,” ujar Lolly dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/3).

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, Humas Bawaslu RI ini mengatakan, selain itu juga ada data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) masih tercantum di daftar pemilih.

“(Misalnya) memperbaiki data pemilih yang tidak sesuai seperti kelompok penyandang disabilitas,” sambungnya menjelaskan.

Di samping itu, Lolly juga mengingatkan KPU agar tidak mengabaikan hak pemilih kaum muda yang baru saja memasuki umur pemilih pada 14 Februari 2024 atau ketika hari H pencoblosan.

“Dan (diharapkan bisa) memasukkan pemilih baru yang sudah memenuhi syarat namun belum memiliki KTP Elektronik,” demikian mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat ini menambahkan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya