Berita

Serikat buruh gelar aksi di depan gedung DPR RI mendukung Menkopolhukam Mahfud MD membongkar skandal di Kementerian Keuangan/Ist

Politik

Gelar Aksi Depan DPR, Buruh Dukung Mahfud Bongkar Skandal Kemenkeu

RABU, 29 MARET 2023 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keberanian Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD yang siap hadir memenuhi undangan Komisi III DPR RI, untuk mengungkap temuan transaksi janggal Rp 349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendapat dukungan dari Partai Buruh dan organisasi serikat buruh.

Sebagai bentuk dukungan kepada Mahfud MD, ratusan buruh dari perwakilan 11 aliansi melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Rabu (29/3). Aksi ini digelar sejak pukul 10.00 dan berakhir pukul 14.00 WIB.

"Kami (organisasi serikat buruh) menyatakan sikap mendukung penuh dan bersama Pak Mahfud MD dalam membongkar tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Kemenkeu mengenai transaksi janggal," kata Koordinasi Aksi, Mubarok, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL.


Kaum buruh menilai, saat ini sangat langka pejabat yang berani membongkar isu sensitif seperti yang dilakukan mantan Hakim Mahkamah Konstitusi itu.

Mubarok melanjutkan, setidaknya ada tiga tuntutan yang disampaikan kaum buruh. Pertama mendesak agar kasus dugaan transaksi gelap di kementerian yang dipimpin Sri Mulyani ini diusut tuntas.

"Selanjutnya dilakukan penyidikan digital forensik dan terakhir meminta DPR membentuk panitia kerja (Panja) atau panitia khusus (Pansus)," tegas Mubarok.
  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya