Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Kader Bagi-bagi Amplop di Masjid Sumenep, PDIP Potensial Kehilangan Simpati

RABU, 29 MARET 2023 | 11:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDIP akan semakin kehilangan simpati publik akibat insiden bagi-bagi amplop bergambar logo partai juga anggota DPR Said Abdullah dan Bupati Sumenep Achmad Fauzi di Masjid Abdullah Syechan Bagraf, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

"PDIP potensial semakin kehilangan simpati jika kader di daerah memiliki kualitas mental jual beli suara seperti yang ditunjukkan keluarga Said Abdullah dan Achmad Fauzi. Masyarakat Sumenep perlu menyadari bahwa Bupati mereka potensial hanya mengejar kekuasaan, bukan pengabdian," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, dalam keterangannya yang diterima Redaksi, Rabu (29/3).

Menurut Dedi, insiden bagi-bagi uang dengan amplop di masjid tersebut masuk kategori sebuah pelanggaran pemilu. Hal itu seharunys bisa segera direspons oleh Bawaslu tanpa perlu menunggu waktu masa kampanye.


Dedi juga menilai, peristiwa itu menyiratkan terjadi degradasi mental di PDIP karena elektabilitasnya yang merosot beberapa waktu terakhir ini.

"Ada nuansa ketakutan tertinggal karena elektabilitas terus turun di tubuh PDIP, hingga mereka melakukan kekeliruan paling memalukan dengan menihilkan kesucian masjid," tutur Dedi.

"Berbagi itu baik, tidak ada larangan, tetapi simbol dan motif politik itu yang perlu dikritik keras," tandasnya.

Warganet dihebohkan oleh video pembagian amplop berlogo PDI Perjuangan yang berisi uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu yang diduga dibagikan kepada jemaah salat tarawih di sebuah masjid di Sumenep, Jawa Timur.

Dalam amplop berisi uang tersebut tampak gambar Plt Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, dan Bupati sekaligus Ketua DPC PDIP Sumenep, Achmad Fauzi.

Said Abdullah sudah membantah kalau kegiatannya itu adalah politik uang. Dia mengatakan, kegiatan bagi-bagi amplop di Masjid Abdullah Syechan Bagraf Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang merupakan masjid peninggalan dari orangtuanya itu rutin dilakukan tiap tahun sebagai kewajiban dirinya mengeluarkan zakat.

"Saya perlu sampaikan seterang-terangnya, setiap reses saya menerima uang reses selaku anggota DPR RI. Uang itu saya bagikan sepenuhnya kepada rakyat dalam bentuk bantuan sembako dan itu bagian dari akuntabilitas publik yang harus saya lakukan," katanya.

Sementara itu, Bawaslu RI mengaku tengah menelusuri dugaan praktik politik uang di dalam rumah ibadah tersebut. Bawaslu menegaskan, semua kegiatan yang berkenaan dengan politik praktis di tempat ibadah merupakan hal yang tidak diperkenankan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya