Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Jika Terpilih Tahun Depan, Trump Klaim Dapat Akhiri Perang Rusia-Ukraina dalam Sehari

RABU, 29 MARET 2023 | 10:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penyelesaian konflik Rusia-Ukraina dapat diselesaikan hanya dalam waktu 24 jam, seperti yang disampaikan mantan presiden AS, Donald Trump.

Berbicara dalam wawancara Fox News, Trump mengaku dapat mengakhiri perang dengan negosiasi yang mudah antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky jika dirinya benar-benar terpilih kembali pada pemilu mendatang.

Namun, dia menolak memaparkan jenis negosiasi apa yang akan ditawarkan untuk menghentikan perang.


"Tapi saya tidak ingin memberi tahu Anda apa itu, karena saya tidak dapat menggunakan negosiasi itu (karena tidak memiliki kewenangan)," ujarnya, seperti dikutip dari The Jerusalem Post pada Rabu (29/3).

Sebaliknya, jika dirinya tidak terpilih tahun depan, ia sangat yakin bahwa perang akan tetap berlanjut hingga akhir tahun depan dan mungkin akan merembet pada terciptanya Perang Dunia III.

"Mungkin juga kita akan berada dalam Perang Dunia III dengan para idiot ini yang melakukan apa yang mereka lakukan. Anda bisa berakhir di dunia perang nuklir, yang akan membuat Perang Dunia I dan Perang Dunia II terlihat seperti kue patty,” kata Trump.

Trump mengubah topik ke masa lalu, di mana jika saja dia terpilih kembali sebagai presiden pada pemilu 2020, maka perang seperti saat ini tidak akan pernah terjadi.

Negara lain, seperti Turki dan Israel telah mencoba menengahi konflik militer antara Rusia dan Ukraina sejak perang pecah Februari tahun lalu.

Namun saat ini, Kyiv tidak melihat niat Rusia untuk bernegosiasi setelah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden Vladimir Putin atas kejahatan perang di Ukraina.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya