Berita

Andre Vincent Wenas/Ist

Publika

Loyalitas kepada Partai atau Loyalitas kepada Negara?

OLEH: ANDRE VINCENT WENAS
RABU, 29 MARET 2023 | 08:19 WIB

“MY loyalty to my party ends when my loyalty to my country begins,” begitu kata Manuel L. Quezon, Presiden Filipina 1935-1944. Kabarnya, ucapan senada pernah pula disampaikan Presiden AS (1961-1963) John F. Kennedy.

Loyalitas pada partaiku berakhir ketika loyalitas kepada negaraku dimulai, begitulah berlaku bagi politisi partai politik yang kemudian dilantik jadi pejabat publik.

Di setiap brosur atau Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga parpol selalu tercantum hal ihwal membela dan menjunjung tinggi kepentingan bangsa. Ideal sekali.


Tapi apakah demikian juga soalnya tatkala kepentingan primordial parpol atau keperluan taktisnya mengakibatkan benturan dengan kepentingan bangsa?

Kenegarawanan merupakan posisi yang menuntut suatu sikap kebijaksanaan dan keberanian (bahkan mungkin juga kenekatan). Tak semua orang punya nyali untuk menempuh suatu perjalanan kepemimpinan seperti ini.

Ketika mereka dihadapkan pada suatu situasi yang telah dirancang (diskenariokan) sedemikian rupa oleh sementara pihak, beranikah seorang pejabat publik – yang diharapkan berkelas negarawan – tetap konsekuen dan konsisten dengan kata “my loyalty to my party ends when my loyalty to my country begins”?

Ini jadi pertanyaan yang selalu harus digaungkan, supaya diingat terus dari satu situasi ke situasi lainnya, dari generasi yang awal ke generasi berikutnya.

Tak gampang memang, karena hanya mereka yang berkelas negarawan yang mampu melakukannya.

Manakala pejabat publik dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang harus mereka ambil – dengan segala konsekuensinya – di situlah kualitas kenegarawanan terlihat.

Penulis adalah Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Perspektif (LKSP), Jakarta

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya