Berita

Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, saat berada di Cimahi, Jawa Barat/RMOLJabar

Politik

AHY Berharap Pendamping Anies Punya Chemistry dan Kans untuk Menang

RABU, 29 MARET 2023 | 07:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak sedikit kader Partai Demokrat yang ingin melihat sang ketua umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pendamping Anies Baswedan sebagai bakal calon wakil presiden.

Namun, AHY tetap memegang teguh kesepakatan untuk memberikan kebebasan bagi Anies dalam memilih pendampingnya pada Pilpres 2024 mendatang.

Sikap AHY itu berlandaskan pada nota kesepakatan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) antara Partai Demokrat, PKS, serta Partai Nasdem.


Salah satu poin dalam nota kesepakatan KPP adalah penentuan calon wakil presiden sepenuhnya diberikan kepada Capres Anies Baswedan.

"Kami khususnya Demokrat ingin memberikan ruang yang luas itu kepada Mas Anies Baswedan sebagai calon yang kami usung," ucap AHY di Cimahi, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (28/3).

Sikap legowo itu, menjadi komitmen AHY saat memutuskan menjadi politikus dengan tujuan memajukan bangsa Indonesia dan berjuang untuk kepentingan rakyat.

"Bersama Partai Demokrat saya ingin terus berbuat, ingin terus dekat dengan rakyat. Apapun yang ditakdirkan oleh Allah, harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya," tuturnya.

Meski keputusan memilih Cawapres diserahkan kepada Anies, AHY berharap calon terpilih harus memiliki kans kemenangan paling besar selain mampu menyatu dengan Anies Baswedan.

"Dan tentunya yang terakhir ada chemistry, ada kekuatan antara pasangan tersebut. Semacam semangat dwitunggal, yang serasi, yang kompak, saling melengkapi satu sama lain," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya