Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Elektabilitas Erick Thohir Positif, Wasekjen MUI: Mungkin Cocok dengan Persepsi Masyarakat

RABU, 29 MARET 2023 | 04:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Semakin kompetitif bursa kandidat calon pemimpin, menunjukan semakin baiknya iklim regenerasi dan suksesi kepemimpinan nasional.

Begitu pandangan Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Arif Fahrudin menanggapi tren elektabilitas positif Menteri BUMN Erick Thohir.

Teranyar, dalam simulasi lima nama bakal calon wakil presiden survei Indikator Politik Indonesia, Erick Thohir berada di posisi empat dengan tren mengalami peningkatan.


Pada November 2022, elektabilitas Erick sebesar 12,9 persen, meningkat pada Desember 2022 menjadi 13,2 persen, dan meningkat lagi pada Februari 2023 menjadi 17,6 persen.

"Tokoh atau figur seperti Pak Erick Thohir jika berdasarkan survei tersebut mungkin layak, mungkin cocok, sebagaimana persepsi masyarakat sesuai dengan lapisan masyarakat yang disurvei," kata Kiai Arif dalam keterangan tertulis, Selasa (29/3).

Memang, diakui Kiai Arif, dalam memilih calon pemimpin dibutuhkan kriteria yang memiliki integritas, kredibilitas dan juga memiliki kapasitas yang mumpuni. Bahkan kemampuannya harus melampaui tantangan zaman.

Ia menambahkan, tentu sosok yang dibutuhkan oleh bangsa dan negara adalah yang baik akhlaknya, memiliki komitmen yang tinggi dalam ketaatan hukum, dan memiliki kecakapan serta keahlian dalam menata perekonomian bangsa. Sehingga bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang kompetitif.

Menurutnya, tokoh-tokoh dan figur-figur, dalam perspektif MUI harus sesuai dengan tujuan. Yakni tujuannya memiliki komitmen yang tinggi dalam menjaga moral agama dan menjaga nilai spirit agama.

"Tentu namanya survei bisa up and down, saat ini, kemarin dan besok bisa saja persepsi masyarakat berubah, namun diperlukan tokoh-tokoh dan figur-figur yang sesuai kriteria," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya