Berita

Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam satu kesempatan/Net

Politik

Soal Israel, Jokowi Kader Partai yang Berani Melawan Megawati

SELASA, 28 MARET 2023 | 23:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto menilai polemik keikutsertaan timnas Israel dalam Piala Dunia U-20 yang rencananya di gelar di Indonesia hanyalah persaingan politik semata antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo semata.

“Semakin mempertegas perseteruan PDIP dengan Jokowi,” kata Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (28/3).

Penolakan timnas Israel bermain di Indonesia ini disuarakan oleh kader-kader utama partai berlambang banteng moncong putih itu, antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster.


Satyo menganggap, dalam isu timnas Israel ini Ganjar masih bersikap patuh dan taat pada perintah dan garis komando Megawati selaku Ketua Umum PDIP.

“Tapi Jokowi tidak,” ujarnya.

Sebelumnya, pengamat hubungan luar negeri Teguh Santosa menyampaikan bahwa hehadiran timnas Israel tidak akan mengubah posisi Indonesia terhadap isu kemerdekaan dan pembebasan Palestina dari penjajahan dan pendudukan Israel yang masih berlangsung. Sikap menentang penjajahan di dunia masih menjadi kredo suci kemerdekaan Indonesia seperti tercantum di Pembukaan UUD 1945.

Di sisi lain, Indonesia berkewajiban menjalankan tugas masyarakat dunia menjadi tuan rumah dan penyelenggara Piala Dunia U-20 dengan sebaik mungkin. Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 harus sukses seperti penyelenggaraan Asian Games 2018 yang lalu.

“Ini bukan kali pertama delegasi Israel hadir dalam kegiatan internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Sudah sering, baik yang terbuka, maupun tertutup,” ujar Teguh Santosa dalam keterangannya, Kamis (16/3).

Dia mencontohkan, di bulan Maret tahun lalu ada empat politisi Israel yang hadir dalam pertemuan Inter-Parliament Union (IPU) di Bali. Mereka adalah Avi Dicter yang memimpin delegasi Israel, Nira Shpak, Liat Margalit, dan Hanan Rettman.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya