Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Survei: Mayoritas Masyarakat AS Tolak Trump Jadi Presiden Lagi

SELASA, 28 MARET 2023 | 16:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebagian besar masyarakat Amerika Serikat tidak ingin melihat mantan Presiden Donald Trump terpilih kembali, setelah kemungkinan Trump akan menghadapi dakwaan di Manhattan.

Jajak pendapat Marist, yang ditujukan kepada 1.327 orang dewasa, 1.226 pemilih terdaftar, dengan margin error sebesar 3,5 persen menunjukkan bahwa mayoritas penduduk AS tidak menginginkan Trump menjadi presiden lagi.

"Hampir 60 persen suara orang dewasa tidak menginginkan Trump, sementara, 36 persen lainnya menyatakan setuju mendukung Trump, namun tidak dalam waktu dekat, melainkan pada empat tahun mendatang," kata hasil survei Marist tersebut.


Survei yang dirilis pada Senin (27/3) itu, dilakukan sejak 20-23 Maret, setelah Trump diperkirakan akan menghadapi tuntutan dari aksa Distrik Manhattan Alvin Bragg terkait dengan pembayaran "uang suap" senilai 130.000 dolar (Rp 1,9 miliar) kepada bintang porno Stormy Daniels.

Dimuat New York Post, Selasa (28/3), sebanyak 56 persen penduduk dewasa di AS menurut investigasi kriminal yang dilakukan Trump, termasuk keterlibatannya dalam dokumen rahasia yang disimpan dan kerusuhan di Gedung Capitol, sedangkan 41 persen percaya bahwa Trump telah dituduh.

Selain itu, jajak pendapat tersebut juga menemukan bahwa dukungan Trump telah menurun, dari 42 persen pada 2022 lalu, menjadi 39 persen pada tahun ini, dengan 51 persen menentang dan memiliki pandangan yang tidak baik tentang mantan presiden tersebut, termasuk kelompok Kristen Injil di negaranya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya