Berita

Potret longsor yang menimbun ratusan rumah di desa Alausi, Ekuador selatan pada Senin, 27 Maret 2023/Reuters

Dunia

Ekuador Diterjang Tanah Longsor, Tujuh Orang Tewas dan Puluhan Hilang

SELASA, 28 MARET 2023 | 10:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tanah longsor yang dipicu hujan lebat melanda Desa Alausi, Ekuador, yang menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai 23 lainnya. Sementara, hampir 50 orang dinyatakan hilang.

Hal tersebut disampaikan oleh otoritas setempat, yang mencatat bencana secara keseluruhan telah berdampak pada 500 warga dengan lebih dari 163 rumah hancur.

"Kami harus menyaksikan tragedi yang mengerikan ini. Hal pertama yang kami lakukan adalah mengurus dan mengevakuasi orang-orang dari rumah," kata Menteri Transportasi Dario Herrera kepada Reuters, Selasa (28/3).


Berdasarkan laporan dari France24, longsor yang terjadi pada Minggu malam waktu setempat, telah mengubur beberapa bangunan publik. Setidaknya tiga sekolah tertimbun dan beberapa jalanan di desa rusak berat.

Menanggapi bencana tersebut, Presiden Guillermo Lasso telah mengerahkan pasukan pemadam kebakaran, angkatan bersenjata, kementerian kesehatan, hingga Palang Merah untuk membantu upaya penyelamatan dan pencarian korban hilang yang tertimbun.

"Kami telah mengaktifkan akomodasi sementara dan memobilisasi perlengkapan tidur bagi mereka yang kehilangan rumah," kata pernyataan pemerintah Ekuador, seraya mendesak semua warga untuk mengungsi.

Menurut Sekretariat Manajemen Risiko Ekuador (SNGR), sejak awal tahun hujan lebat terus melanda negara itu yang telah menyebabkan puluhan kematian, menghancurkan 72 rumah, dan merusak hampir 7000 jalan. Presiden Lasso telah memberlakukan keadaan darurat di 14 provinsi.

Bencana longsor terbaru kali ini terjadi tepat satu minggu lebih setelah negara itu juga diguncang oleh gempa hebat yang melanda wilayah perbatasannya dengan Peru, yang menewaskan belasan orang dan melukai ratusan lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya