Berita

Agatha Christie/Net

Dunia

Novel Klasik Agatha Christie Direvisi, Hapus Kata-kata yang Dianggap Rasis

SELASA, 28 MARET 2023 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah novel karya penulis legendaris Inggris, Agatha Christie, mengalami revisi untuk menghapus referensi rasis dan bahasa lain yang dianggap menyinggung khalayak modern.

Menurut surat kabar Inggris, The Telegraph, penerbit Harper Collins telah mengedit beberapa novel  detektif Christie yang menampilkan Hercule Poirot dan Miss Marple pada edisi digital baru.

Kata-kata yang diubah dilakukan terhadap novelyang diterbitkan antara 1920 dan 1976, tahun kematian Christie, termasuk perubahan monolog batin narator.


Misalnya, deskripsi Poirot tentang karakter lain sebagai "seorang Yahudi," dalam novel debut Christie, "The Mysterious Affair at Styles" telah dihapus dari versi baru.

Sepanjang versi revisi dari kumpulan cerita pendek "Miss Marple's Final Cases and Two Other Stories, kata "pribumi" telah diganti dengan "lokal".

Sebuah bagian yang menggambarkan seorang pelayan sebagai "hitam" dan "menyeringai" telah direvisi dan karakter tersebut sekarang hanya disebut sebagai "mengangguk", tanpa merujuk pada rasnya.

Dan dalam novel "Death on the Nile" tahun 1937, rujukan ke "orang Nubia" telah dihapus seluruhnya.

The Telegraph melaporkan bahwa Harper Collins merilis beberapa edisi ulang pada tahun 2020, dengan lebih banyak lagi yang akan diluncurkan.

Perubahan tersebut dilakukan setelah terungkap bulan lalu bahwa buku klasik anak-anak Roald Dahl telah menerima perlakuan serupa.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya