Berita

Puan Maharani saat mengunjungi Prabowo Subianto ke Hambalang/Net

Politik

Prabowo-Puan Menguat Usai Airlangga Ikut Bukber Elite Parpol Pendukung Anies

SENIN, 27 MARET 2023 | 22:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Momen buka bersama Partai Nasdem yang dihadiri oleh elite-elite parpol Koalisi Perubahan dan juga beberapa elite Partai Golkar di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (25/3), diprediksi bakal menguntungkan parpol di poros koalisi lain seperti Gerindra dan PDI Perjuangan.

Analisis tersebut disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/3).

Menurut pakar komunikasi politik lulusan America Global University ini, kehadiran Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto bersama politisi senior Golkar yang juga mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dalam momen bukber akhir pekan kemarin tersebut, punya satu tafsir.


Sebabnya, kedua tokoh itu bisa duduk bareng bersama calon presiden (capres) Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, yang disinyalir menjadi tanda ada potensi Golkar dan dua parpol Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yaitu PPP dan PAN, akan merapat ke barisan Nasdem bersama Partai Demokrat dan PKS.

“Barangkali dengan deklrasi 3 parpol koalisi perubahan mendukung Anies Baswedan menjadi magnet politik bagi parpol lain yang masih samar-samar,” ujar Jerry.

Ia mengamati, sejauh ini KIB nampak stagnan dalam mempersiapkan pemenangan Pilpres 2024. Sebab, sejak pertama dideklarasikan pada Agustus 2022 lalu hingga hari ini, belum juga diresmikan capres yang akan diusung poros ini.

“Pun kalau koalisi KIB gabung koalisi perubahan hanya akan dua paslon dalam pilpres,” tuturnya.  

Melihat skema dua paslon di Pilpres 2024 kemungkinan terjadi, Jerry justru membayangkan suatu komposisi pertandingan terjadi di antara poros Koalisi Perubahan dengan poros koalisi Partai Gerindra dengan PDIP.

Tapi, dengan adanya dinamika politik yang mengemuka di acara bukber Nasdem kemarin, ia meyakini ada satu pihak yang akan mendapat keuntungan, karena bisa semakin jelas dalam memilih pasangan calon yang akan diusung dalam Pilpres 2024 mendatang.

“Bisa saja PDIP merapat ke gerbong Gerindra. Maka (tercipta paslon Pilpres 2024 dari poros ini) Prabowo-Puan yang akan semakin besar peluangnya dipasangkan. Atau alternatif lainnya yaitu Prabowo-Ganjar,” demikian Jerry menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya