Berita

Prabowo Subianto saat mendampingi Joko Widodo mengikuti acara istogosah di Kalimantan Selatan/Net

Politik

Burhanudin Muhtadi: Elektabilitas Prabowo Naik Efek Dukungan Jokowi

SENIN, 27 MARET 2023 | 15:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam rilis terbaru Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengalami rebound (melambung) dalam beberapa bulan terakhir bahkan menyaingi Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.

Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi, posisi Prabowo pada Februari 2020 lalu, mantan Danjen Kopassus ini menjadi capres yang paling unggul dibanding Anies dan Ganjar yang menduduki peringkat ke-2 dan peringkat ke-3.

Burhanudin lantas menyoroti naiknya elektabilitas Prabowo imbas dari Presiden Joko Widodo dalam beberapa waktu terakhir kerap berkegiatan bersama hingga menyebut dukungannya terhadap Prabowo.


“Kemudian kita coba cek, apakah ada atau tidak efek Jokowi? Pak Jokowi kan semenjak bulan November berkali-kali mengatakan kode bahkan kodenya terlalu terang benderang mendukung Pak Prabowo, menyebut 2024 jatahnya Pak Prabowo, nenteng Pak Prabowo kesana kemari gitu,” kata Burhanudin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (27/3).

Sebelumnya, tampak beberapa kali momen Prabowo diajak ke berbagai kunjungan kerja Presiden Jokowi yang menjadi sorotan publik seperti agenda panen raya di Kebumen, Jawa Tengah.

Kemudian, peresmian gedung Papua Youth Creative Hub (PCYH) hingga ke Pasar Youtefa Lama untuk meninjau harga komoditas sekaligus membagikan sejumlah bantuan sosial kepada para pedagang pasar.

Dalam survei nasional Indikator Politik Indonesia ini menggunakan metode multistage random sampling. Survei yang dilakukan pada medio 9-16 Februari 2023 itu menggunakan sampel sebanyak 1.220 orang dengan margin of error sekitar ±2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya