Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Jangan Sampai Sri Mulyani Cuci Tangan Skandal TPPU Kemenkeu dengan Loncat ke BI

SENIN, 27 MARET 2023 | 14:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Kementerian Keuangan senilai Rp 349 triliun diminta untuk segera diusut tuntas. Termasuk memastikan tanggung jawab Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di lembaga pengelola keuangan negara ini.

“Jangan sampai ada kesan cuci tangan (dari Menteri Keuangan Sri Mulyani),” ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/3).

Jerry memandang, sejauh ini telah menguat wacana pergantian Menteri Keuangan dari kendali Sri Mulyani. Namun, beriringan dengan itu ada desas-desus Sri Mulyani akan digeser menjadi Gubernur Bank Indonesia.


“Utang hampir Rp 8.000 triliun itu sudah lampu merah pekat, dan Jokowi jangan lagi mempertahankannya. Dan saya sarankan Sri Mulyani jangan di- switch ke Gubernur BI. Pasalnya akan gaduh lagi lembaga ini,” tuturnya.

Lebih dari itu, doktor komunikasi politik America Global University ini mengamati, Sri Mulyani tidak jujur dengan skandal TPPU yang terjadi di Kemenkeu.

Indikasinya terlihat dengan upaya berkelit ke isu pemukulan anak bekas pegawai Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, Mario Dandy Satriyo, terhadap anak pengurus GP Ansor, David Ozora.

Sehingga, Jerry mendorong ada pergantian Menteri Keuangan oleh sosok yang kompeten di bidang keuangan.

“Sebetulnya sejak periode kedua Menkeu harusnya dipercayakan ke (Agus) Martowardojo. Beliau paham betul soal manajemen financial,” begitu usul Jerry.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya