Berita

Ratusan orang saat melakukan pawai untuk menghormati dan mengenang migran yang tenggelam di Puerto Rico pada Minggu, 26 Maret 2023/Net

Dunia

Berkumpul di Puerto Rico, Ratusan Orang Gelar Upacara Penghormatan Korban Imigran Tenggelam

SENIN, 27 MARET 2023 | 14:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ratusan orang yang berasal dari berbagai negara Karibia berkumpul di Puerto Rico untuk mengenang para imigran yang tenggelam di perairan itu ketika mencoba mencapai negara tersebut.

Mereka berkumpul pada Minggu (26/3) untuk menggelar upacara penghormatan terhadap perjuangan hidup para migran. Doa dipimpin oleh uskup agung dari Keuskupan San Juan.

"Prosesi ini diadakan untuk menciptakan kesadaran akan tragedi yang dialami saudara dan saudari kita di Haiti dan Republik Dominika karena harus meninggalkan negara mereka,” kata uskup Gonzalez, seperti dimuat Lapren Salatina.


Upacara tersebut juga dihiasi oleh beberapa potret korban migran yang telah berhasil teridentifikasi.

Pawai kali ini merupakan yang pertama dilakukan di Puerto Riko, dengan masyarakat berniat untuk mengadakan lebih banyak lagi kegiatan ini untuk mengenang para korban tenggelam.

Uskup Haiti Pierre-Andre Dumas dan Uskup Tituler Giufi dari Republik Dominika, Jesús Castro turut hadir di antara ratusan partisipan dalam upacara penghormatan tersebut.

Menurut catatan dari Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), sedikitnya 321 migran tercatat meninggal dunia atau hilang di jalur laut melalui Karibia pada 2022 lalu, dengan sebagian besar berasal dari Haiti, Kuba, dan Republik Dominika.

“Kami juga berencana untuk mengimbau UU negara agar menjadi lebih manusiawi lagi, sehingga negara kami dapat membangun mekanisme penerimaan (migran) yang lebih efektif, terutama lewat solidaritas spiritual, dan material,” kata González.

Puerto Rico sendiri merupakan negara yang telah lama menjadi tujuan reguler bagi para imigran yang datang dari pulau tetangga.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya