Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lithuania Ingin Rusia Diganjar Sanksi atas Rencana Penempatan Senjata Nuklir di Belarusia

SENIN, 27 MARET 2023 | 08:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Lithuania turut mengkhawatirkan rencana Presiden Rusia Vladimir Putin yang akan menempatkan senjata nuklir taktis di Belarusia.

Dalam pernyataannya pada Minggu, Vilnius menegaskan bahwa mereka akan menyerukan sanksi baru terhadap Moskow dan Minsk.

"Lithuania akan meminta sanksi tambahan terhadap Rusia dan Belarus untuk dimasukkan dalam paket hukuman yang sedang dibahas di Brussels," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lithuania, seperti dikutip dari AFP, Senin (27/3).


“Bersama dengan mitra Euro-Atlantiknya, Lituania akan memutuskan bagaimana bereaksi terhadap rencana militeristik rezim Rusia dan Belarusia ini,” lanjutnya.

Belarusia, sekutu dekat Rusia, dianggap mendukung invasi Rusia ke Ukraina. Posisi negara itu semakin terintegrasi ke dalam rencana militer Rusia, yang merupakan faktor risiko tambahan bagi kawasan Baltik, menurut pernyataan Vilnius.

Pernyataan itu datang beberapa jam setelah NATO mengkritik Putin atas apa yang disebutnya sebagai retorika nuklir berbahaya dan tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya pada Sabtu, Putin menyamakan rencananya dengan AS yang menempatkan senjatanya di Eropa, sambil menegaskan bahwa Rusia tidak akan melanggar janji non-proliferasi nuklirnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya