Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin Bantah Kerja Sama Rusia-China Timbulkan Ancaman bagi Barat

SENIN, 27 MARET 2023 | 06:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kerja sama Rusia di bidang militer dengan beberapa negara akan terus dikembangkan. Presiden Vladimir Putin mengatakan, sejauh ini kerja sama itu berjalan dengan baik.

Dalam sebuah wawancara dengan televisi pada Minggu (26/3), Putin menekankan bahwa kerja sama yang sedang berjalan tersebut adalah termasuk latihan bersama.  

Ketika disinggung bahwa latihan bersama yang dilakukan dengan China baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran dan menjadi ancaman Barat, Putin segera menepisnya.


Latihan militer bersama yang dilakukan bukan saja dengan China tetapi juga dengan negara-negara lain, sehingga katanya, tidak perlu mencemaskan hal-hal seperti yang dipikirkan Barat. Latihan militer bersama terus berjalan sesuai dengan agenda sejak bertahun-tahun dan tidak terhalang di tengah perangnya dengan Ukraina.

"Ngomong-ngomong, tidak hanya dengan China, tapi juga dengan negara lain (melakukan latihan bersama). Kami bahkan melanjutkannya sekarang, terlepas dari perkembangan yang terjadi di Donbass, Zaporozhye dan Kherson. Kami masih melanjutkan," kata Putin, seperti dikutip dari TASS.

Putin juga menepis tudingan bahwa kerja sama militer itu adalah langkah untuk membentuk aliansi militer.

"Tidak, ini sama sekali tidak benar. Semuanya transparan, tidak ada rahasia. Dan ini bukan aliansi militer," katanya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya