Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Hasil Survei Indikator, Tingkat Kepercayaan Publik pada Polri Sudah 70,8 Persen

MINGGU, 26 MARET 2023 | 20:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, kepercayaan publik pada Polri kini mencapai 70,8 persen.

"Yang menarik adalah di sini polisi ya. Meningkatnya cukup tajam, sempat paling bontot kemudian naik sedikit demi sedikit, sekarang sudah 70 persen yang trust terhadap Polisi," ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei berjudul ‘Dinamika Elektoral Capres dan Cawapres Pilihan Publik Dalam Surnas Terbaru’ secara virtual, Minggu (26/3).

Burhanuddin menilai, peristiwa Ferdy Sambo yang sudah berlalu menjadi satu alasan kepercayaan publik meningkat dari Desember 2022 sebesar 70,4 persen, menjadi Februari 2023 sebesar 70,8 persen.


Di saat yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga dianggap banyak melakukan terobosan.

“Tetapi PR-nya, polisi masih ketiga paling bawah, jadi meskipun tren ada peningkatan, tetapi masih ketiga paling bawah, unggul hanya di atas DPR dan partai politik," kata Burhanuddin.

Survei ini dilaksanakan pada Februari hingga Maret 2023 dengan melibatkan 2.000 orang responden. Penarikan sampel dalam survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden pada 9 hingga 16 Februari dengan toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Selanjutnya penarikan sampel pada 12 hingga 18 Maret sebanyak 800 respon dengan margin of error sekitar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya