Berita

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi/Repro

Politik

Data Indikator, Elektabilitas Erick Thohir Cawapres Naik Drastis

MINGGU, 26 MARET 2023 | 19:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun berada di urutan keempat, elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir mengalami peningkatan yang cukup drastis dibanding tokoh lainnya sebagai tokoh yang paling pantas menjadi calon wakil presiden (cawapres).

Hal itu merupakan hasil survei nasional yang diselenggarakan oleh Indikator Politik Indonesia dengan judul "Dinamika Elektoral Capres dan Cawapres Pilihan Publik dalam Surnas Terbaru" periode Februari-Maret 2023 dengan melibatkan 2.000 orang responden.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, kenaikan cukup drastis bagi Erick terlihat pada saat dilakukan simulasi sembilan nama cawapres yang dianggap paling pantas oleh responden.


"Nah ini simulasi sembilan nama. Ternyata polanya juga tidak terlalu berubah. Jadi Ridwan masih peringkat pertama tapi turunnya cukup tajam dalam simulasi sembilan nama. Kemudian Sandiaga sedikit naik. AHY naiknya juga sedikit. Nah Erick Thohir naiknya cukup tajam, dari 10 persen menjadi 14,5 persen," ujar Burhanuddin saat memaparkan hasil surveinya melalui virtual, Minggu (26/3).

Di mana hasilnya, pada Desember 2022, Ridwan Kamil memperoleh angka 24,1 persen, namun turun pada Februari 2023 menjadi 21,2 persen. Selanjutnya di posisi kedua ada Sandiaga Salahuddin Uno dengan angka 14,8 persen pada Desember 2022, dan mengalami kenaikan pada Februari 2023 menjadi 16,4 persen.

Kemudian ada nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang berada di angka 13,6 persen pada Desember 2022 dan mengalami peningkatan pada Februari 2023 menjadi 14,5 persen. Lalu Erick Thohir berada di angka 10,3 persen pada Desember 2022 dan naik menjadi 14,5 persen pada Februari 2023.

"Jadi dari empat nama ini yang mengalami kenaikan sangat positif adalah Erick Thohir," kata Burhanuddin.

Penarikan sampel dalam survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden pada 9-16 Februari dengan toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Selanjutnya penarikan sampe pada 12-18 Maret sebanyak 800 responden dengan margin of error sekitar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya