Berita

Wabup Purbalingga, H Sudono, memantau langsung harga-harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar/RMOLJateng

Nusantara

Di Purbalingga, Harga Garam Mulai Merangkak Naik

SABTU, 25 MARET 2023 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada 2 komoditas yang perlu mendapat perhatian dalam masa Ramadhan dan menuju Idulfitri saat ini. Yaitu harga garam yang naik dan stok minyak Minyakita.

Hal ini merupakan hasil monitoring Wakil Bupati Purbalingga, H Sudono bersama perwakilan Forkopimda terhadap harga komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Rakyat Bukateja, Pasar Segamas dan Pasar Bobotsari, Sabtu (25/3).

"Yang paling signifikan melonjak itu garam krosok (garam batangan)," kata Wabup Sudono, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Berdasarkan pantauan di pasar Segamas per 24 Maret 2023, harga garam krosok masih Rp 8.500 per bungkus (isi 12) dan garam halus seharga Rp 80.000 (garam cap Daun isi 40 kemasan). Sedangkan per 25 Maret 2023, harga sudah naik yakni garam krosok Rp 9.500 dan garam halus 95.750.

Meski demikian di Pasar Bobotsari harga garam masih stabil di harga Rp 7.000 untuk garam krosok dan Rp 93.000 untuk garam halus.

"Garam ini konsumen terbanyak untuk keperluan industri makanan," jelas Wabup.

Selain garam, Wabup juga menerima keluhan pedagang minimnya suplai minyak goreng merek Minyakita. Minyak kemasan dari Perum Bulog ini dinilai paling diburu konsumen karena harganya yang terjangkau.

"Minyakita banyak permintaan namun stoknya masih kurang, kalau harganya masih tetap 14 ribu per liter," katanya.

Untuk harga komoditas yang lain, Wabup menilai masih stabil dan tidak membuat gejolak di masyarakat. Meski demikian, ke depan Ia mewaspadai adanya kenaikan harga cabai saat menjelang lebaran nanti.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga, Johan Arifin menjelaskan, ada beberapa upaya yang akan dilakukan untuk menjaga kestabilan harga maupun stok komoditas pangan masyarakat.

"Dalam stabilisasi, kami akan terus intensifkan operasi pasar kerjasama dengan Bulog Subdrive Banyumas dan distributor Minyakita. Jadi operasi pasar akan difokuskan pada beras, dan Minyakita, insyaAllah upaya ini akan signifikan mempengaruhi harga," tuturnya.

Upaya selanjutnya adalah mengumpulkan distributor besar barang kebutuhan pokok masyarakat. Hal ini untuk menyamakan persepsi dan menyatukan pemahaman agar tidak ada yang menahan stok barang di gudang dan lain sebagainya.

Ketiga, pihaknya bersama satgas pangan di Purbalingga akan mengintensifkan untuk melakukan monitoring. Tidak hanya monitoring harga tapi juga monitoring terhadap kualitas barang dagangan khususnya barang dalam kemasan.

"Biasanya jelang Idulfitri ada parsel, ada barang dalam kemasan lainnya, kita monitoring untuk memastikan bahwa kualitas barang yang diperdagangkan memang layak," tutup Johan.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya