Berita

Ketua PW DMI Jawa Barat Ahmad Siddiq/Ist

Politik

DMI Jawa Barat Tetap Berharap Muktamar VIII Digelar Tahun 2023

SABTU, 25 MARET 2023 | 22:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengurus Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Barat berharap Muktamar VIII bisa digelar tahun 2023. Sekalipun, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DMI memutuskan menunda gelaran Muktamar sampai selesai digelar Pemilu 2024.

Ketua PW DMI Jawa Barat Ahmad Siddiq mengungkapkan, keputusan menunda Muktamar VIII seperti dipaksakan. Pasalnya, masukan dari pengurus wilayah tidak dijadikan pertimbangan.

"Karena saya hadir di situ (Rapimnas) kapasitasnya sebagai Ketua DMI Jawa Barat. Saya merasa diperlakukan yang tidak semestinya," ujar Ahmad Siddiq dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/3).
 

 
Siddiq menilai Pengurus Pusat (PP) DMI kurang bijaksana. Dia juga menyinggung pelaksanaan Rapimnas yang tidak demokratis dan mengabaikan aspirasi dari PW DMI.

"PW itu punya suara di Rapimnas, ada 23 provinsi PW yang menyatakan PP harus melaksanakan sesuai dengan hasil Rakernas 2021 bahwa Muktamar akan digelar bulan Juli sampai bulan November 2023 dan kita mendorong itu," tuturnya.

"Seharusnya PP merespons usulan Muktamar tersebut dalam Rapimnas kemarin, tapi saya menyayangkan bahwa PP langsung memutuskan dan tidak membahas itu sama sekali. Sehingga terkesan satu arah dan tidak demokratis," sambungnya menjelaskan.  

Dia menyayangkan putusan penundaan Muktamar VIII menjadi setelah Pemilu 2024. Padahal, organisasi DMI yabg membidangi masalah masjid dan tidak ada korelasinya dengan pemilu. Terlebih, masa bakti PP DMI sudah berakhir sejak November 2022 dan hanya dapat diperpanjang 1 tahun karena alasan pandemi Covid-19.

"Kita tetap akan melakukan mendorong berupaya tetap melaksanakan muktamar di 2023. Tidak boleh lewat 2023 karena itu sudah amanat Rakernas 2021," pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya