Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Keluarkan Rp 1,8 Triliun, Perusahaan Real Estate Singapura Siap Beli Sofitel Brisbane Central Hotel Australia

SABTU, 25 MARET 2023 | 17:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepemilikan Sofitel Brisbane Central, hotel terbesar di Australia, akan segera berpindah dari Brookfield Asset Management Kanada ke salah satu perusahaan real estate terbesar di Singapura, City Developments Limited (CDL).

Dalam sebuah pernyataan, CDL mengatakan perusahaan patungan yang sama-sama dimiliki oleh Millennium & Copthorne Hotels dan anak perusahaan perhotelan M&C Selandia Baru ini akan membayar 177,7 juta dolar Australia (sekitar 1,8 triliun rupiah) untuk mengakuisisi hotel terkenal itu.

CDL diketuai oleh miliarder Kwek Leng Beng dan 49 persen sahamnya dimiliki oleh Grup Hong Leong.


Akuisisi Sofitel Brisbane Central menandai masuknya perusahaan tersebut ke sektor perhotelan Brisbane. Sebelumnya perusahaan tersebut telah mengembangkan proyek di kota dan bagian lain negara itu.

Pada 2018, mereka menyelesaikan Ivy and Eve, sebuah proyek hunian mewah sebanyak 472 unit di Brisbane. Rekan perwalian investasi real estate (REIT) grup CDL Hospitality Trusts memiliki dua hotel di Australia: Mercure Perth dan Ibis Perth.

"Akuisisi ini menghadirkan peluang menarik bagi grup untuk memperbesar kehadiran kami di Australia dan meningkatkan aliran pendapatan berulang kami," kata Kwek, seperti dikutip dari Nikkei, Sabtu (25/3).

Dia menambahkan bahwa Brisbane adalah salah satu pasar perhotelan utama di Australia yang pada tahun 2022 menikmati pemulihan terkuat pada apa yang disebut pendapatan per kamar yang tersedia, secara signifikan melebihi tingkat pra-pandemi.

Terletak di kawasan pusat bisnis Brisbane, hotel 30 lantai ini memiliki 416 kamar, bersama dengan sembilan ruang pertemuan dan konferensi. Ini terhubung langsung ke pusat kereta api Central Station.

Brookfield, sebuah perusahaan manajemen aset alternatif yang berkantor pusat di Toronto, Kanada, mengakuisisi hotel tersebut pada tahun 2012 sebagai bagian dari pengambilalihan pemilik hotel terdaftar Thakral Holdings senilai 410 juta Australia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya