Berita

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova/Net

Dunia

Kremlin Tuduh Media Barat Ciptakan Ketegangan Hubungan Rusia dengan Moldova

SABTU, 25 MARET 2023 | 16:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemberitaan media Barat yang terus menggiring opini negatif tentang niat buruk Rusia di Moldova, dinilai telah merusak hubungan kedua negara tetangga tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam sebuah pernyataan, pada Jumat (24/3).

Tuduhan media Barat yang kerap menyebut Rusia berusaha ikut campur dalam urusan Moldova, dibantah dengan keras oleh Zakharova.


Menurutnya, kampanye media Baratlah yang membuat hubungan Moskow-Chisinau menjadi lebih tegang dari biasanya.

Padahal, kata Zakharova, Rusia sangat terbuka dan tertarik membangun kerja sama yang konstruktif dan pragmatis dengan Moldova.

"Moskow siap bekerja sama dalam hal ini," ujarnya, seperti dimuat Anadolu News.

Meski sudah memiliki niat kerja sama, Zakharova mengaku tidak melihat respon positif Moldova terhadap tawaran tersebut.

"Moskow, bagaimanapun, tidak melihat timbal balik di pihak Chisinau. (Justru yang tampak adalah) sikap kontraproduktif untuk membangkitkan histeria anti-Rusia," tambah Zakharova.

Terakhir, Zakharova menekankan bahwa hubungan Rusia-Moldova bergantung sepenuhnya pada pemerintah Maya Sandu.

Sebab, ia sangat yakin, normalisasi hubungan keduanya akan sangat berguna bagi warga Moldova, terlebih karena ketergantungan mereka terhadap pasokan energi Rusia.

Bulan lalu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menuduh Rusia berencana merusak stabilitas politik Moldova.

Badan Intelijen Chisinau juga mengkonfirmasi dugaan Ukraina tentang rencana Moskow untuk menggulingkan pemerintah pro-Uni Eropa.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya