Berita

Ketua PW DMI Maluku Utara, Muchsin bin Saleh/Ist

Politik

Demi Marwah, DMI Maluku Utara Minta Muktamar VIII Segera Digelar

SABTU, 25 MARET 2023 | 03:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Muktamar ke-VIII Dewan Masjid Indonesia, seyogyanya dilaksanakan pada bulan Juli atau maksimal November 2023. Hal ini, setelah mengalami penundaan akibat pandemi Covid-19.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) DMI Maluku Utara, Muchsin bin Saleh mengatakan, pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar 6 Maret 2023, sebetulnya ada harapan pengurus wilayah akan dibahas klausul-klausul yang menyangkut dengan Muktamar akan dihelat pada tahun ini.

"Tapi ternyata, telah diputuskan bahwa Muktamar ditunda kembali setelah Pilpres 2024," ujar Muchsin dalam keterangan tertulis, Jumat (25/3).


Dikatakan Muchsin lagi, pelaksanaan Muktamar VIII semata untuk menjaga marwah organisasi. Di mana, periode Pengurus Pusat DMI saat ini, sudah berakhir pada November 2022.

"Kita menyadari sebenarnya dorongan muktamar untuk menyelamatkan PP dan PW serta ortom di bawahnya, agar legitimasinya itu semakin baik pada sisi pijakan fardhu'ain," tuturnya.

Dalam kondisi saat ini, lanjutnya, tidak ada alasan menunda Muktamar VIII sampai setelah Pilpres 2024 seperti diputuskan Rapimnas. Pasalnya, sudah banyak organisasi menggelar kongres atau muktamar tanpa kendala apapun.

"Hampir sebagian besar organisasi nasional regional itu telah Muktamar sebelum Pilpres. Ditundanya Muktamar tersebut secara logika tidak bisa diterima," terangnya.

Muchsin berharap dan yakin bahwa Muktamar dapat diselenggarakan di tahun 2023, jika PP DMI memahami situasi dan kondisi DMI di wilayah.

"Sehingga, oleh saya pribadi mengharapkan kearifan dan pemikiran yang jernih. Agar supaya PP itu sesegera mungkin melaksanakan Muktamar dan tunduk pada kitab sucinya yaitu AD/ART," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya