Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono dan Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhajir/Ist

Politik

Sambangi Wakil Rais Aam PBNU, Mardiono Didoakan Mampu Besarkan PPP di Pemilu 2024

JUMAT, 24 MARET 2023 | 23:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menyambut gelaran Pemilu 2024 yang kian dekat, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono bersafari mengunjungi sejumlah ulama.

Salah satunya, dia meminta restu sekaligus doa dari Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhajir untuk kembali membesarkan partai berlambang ka'bah, dalam pertemuan di Situbondo, Jawa Timur.

“Saya silaturahmi untuk meminta doa restu kepada guru saya, Kiai Afifuddin. Agar apa yang sedang diperjuangkan kader PPP senantiasa mendapatkan ridho Allah SWT,” ujar Mardiono dalam keterangan tertulis, Jumat (25/3).


Mardiono menegaskan komitmen PPP untuk terus melakukan yang terbaik dalam mengabdikan diri kepada umat. Menurutnya, hal itu merupakan teladan yang harus dijalani seperti para pendiri PPP.

“PPP tetap akan mengabdikan diri kepada umat untuk melanjutkan perjuangan para pendiri dan kiai. Tentunya untuk mengantarkan bangsa Indonesia menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,” ungkapnya.

Sementara, KH Afifuddin Muhajir mengaku perbincangannya kali ini dengan Mardiono adalah soal membesarkan partai.  Dia menerima kedatangan Mardiono beserta rombongan dengan senang hati.

“Perbincangannya tentang bagaimana cara untuk membesarkan kembali PPP. InsyaAllah di kepemimpinan Pak Mardiono akan lebih baik daripada sebelumnya,” tuturnya.

Dia berpesan pada PPP terus bekerja keras dan berdoa agar pada Pemilu 2024 nanti bisa kembali menjadi pemenang.

“Harus kerja keras disertai dengan doa yang terus menerus. Harapannya semoga menjadi partai besar, kalau bisa menjadi pemenang di Pemilu 2024,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya