Berita

Bentuk peluru artileri 122 milimeter yang dibuat dengan teknologi dan ahli dari Ukraina/Net

Dunia

Perdana, Militer Ukraina Terima Amunisi Artileri 122mm Buatan Lokal

JUMAT, 24 MARET 2023 | 10:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk pertama kalinya, Angkatan Bersenjata Ukraina mendapat kiriman selongsong peluru artileri 122 milimeter yang dibuat dengan teknologi ahli dari dalam negeri.

Perusahaan persenjataan Ukraina, Ukroboronprom, menyatakan telah memproduksi dan mengirimkan gelombang pertama jenis amunisi ketiga untuk mendukung Kyiv dalam melawan agresi Rusia.

Menurut Ukroboronprom, peluru artileri 122mm akan digunakan oleh unit artileri Ukraina dengan howitzer derek D-30 dan senjata self-propelled 2C1 Carnation.


Ukroboronprom menyebut artileri 122mm memang diproduksi di luar negeri, tetapi tetap menggunakan teknologi dan spesialis dari Ukraina.

Dimuat The Defense Post pada Kamis (23/3), pemerintah memutuskan untuk mengubah Ukroboronprom menjadi perusahaan pertahanan berteknologi tinggi modern milik negara.

Perubahan itu, memungkinkan Ukroboronprom melakukan uji pabrik secara menyeluruh pada amunisi 122mm, memastikan karakteristik taktis dan teknisnya sebelum dikirim.

Karena pasokan artileri yang menipis, saat ini Ukraina lebih banyak menggunakan ranjau mortir 120 mm dan proyektil tank 125mm untuk menetralisir aset musuh.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya