Berita

Lambang PAN/RMOLNetwork

Politik

PAN Diyakini Bakal Mainkan Politik Dua Kaki Jelang Pemilu 2024

JUMAT, 24 MARET 2023 | 00:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Strategi politik dua kaki jelang pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, diprediksi akan tetap dilakukan oleh Partai Amanat Nasional (PAN), meski sudah bergabung di dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Begitu analisa Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, merespon isu potensi perpecahan parpol-parpol KIB.

“Kalau PAN hebatnya di politik dua kaki,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/3).


Menurut Jerry, KIB yang di dalamnya ada Partai Golkar, PAN dan juga PPP, wajar jika diperkirakan akan pecah. Sebabnya, hingga saat ini belum memiliki calon presiden (capres) yang mumpuni dari segi elektoral.

Sehingga, doktor komunikasi politik jebolan America Global University ini menilai, PAN yang pada Pemilu 2019 hanya mendapat perolehan suara sebanyak 6,84 persen atau 9,6 juta suara, disinyalir bakal merapat ke poros koalisi yang memiliki capres dominan.

Hal itu, menurutnya, dilakukan PAN supaya bisa kembali mendapat jatah kursi di parlemen, dan bisa menjadi parpol koalisi pemerintahan pemenang Pemilu Serentak 2024.

“Jadi mereka melihat dan membaca peluang capres yang menang, maka mereka akan bergabung. Faktor lain koalisi ini (KIB) masih prematur, pasalnya mereka belum mendeklarasikan siapa capres mereka,” tuturnya.

“Saya pikir politik Indonesia realistis, dinamis dan statis. Ditambah ada sisi rasionalitas,” demikian Jerry menambahkan.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya