Berita

Arinal Djunaidi dan Herman HN pada suatu kesempatan/Ist

Politik

Sengit, Pilkada Lampung Diprediksi Bakal Munculkan Lima Klaster Cagub

KAMIS, 23 MARET 2023 | 04:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung baru akan berlangsung pada 27 November 2024 mendatang. Tetapi sejumlah nama tokoh mulai bermunculan digadang-gadang potensial maju kontestasi ini. Sejumlah nama kebanyakan masih tokoh lama. Namun, tak menutup kemungkinan ada wajah baru.

Pengamat politik Universitas Lampung (Unila) Bendi Juantara mengatakan, sudah ada beberapa nama tokoh potensial untuk maju dalam Pilgub Lampung 2024.

"Tentu saja yang potensial adalah incumbent atau petahana Gubernur Arinal yang punya investasi politik yang lebih unggul dibandingkan kandidat lainnya," ujar Bendi Juantara dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (22/3).


Menurut Dosen Ilmu Pemerintahan Unila ini, Arinal diuntungkan dari progam dan kebijakannya saat menjabat yang dapat menyisir akar rumput. Belum lagi, prestasi Arinal bisa jadi pertimbangan rakyat untuk memilih kembali Ketua Golkar Lampung itu.

"Wakil Gubernur Chusnunia Chalim (Nunik) juga punya peluang yang sama. Selain karena alasan yang sama, dia juga tokoh penting di PKB dan organisasi keagamaan di Lampung (NU)," sambungnya.

Selain keduanya, Bendi melihat ada dua pemimpin perempuan di Lampung yang populer dan berkontribusi banyak untuk daerah yang dipimpinnya.
 
Keduanya adalah Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Bupati Tanggamus Dewi Handajani. Selain itu, ada sosok mantan Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad yang juga jadi perhatian.

"Umar Ahmad mampu mengemas aspek yang minimal menjadi aspek yang positif bagi daerah. Pembangunan dan inovasi di Tubaba tak lepas dari kepemimpinannya," kata dia.

Meski begitu, lanjut Bendi, peta politik masih buram dan belum dapat dilihat secara utuh. Gambaran ini dapat dilihat lebih jelas pasca hasil Pemilu 2024 diketahui.

Sementara itu, menurut pengamat politik Darmawan Purba, ada beberapa pengelompokan kandidat calon gubernur potensial. Setidaknya, akan muncul lima klaster.

Pertama, kelompok petahana yaitu Gubernur Arinal Djunaidi, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim dan gubernur sebelumnya, Muhammad Ridho Ficardo.

Kedua, pimpinan parpol dominan, seperti Sudin dari PDIP, Rahmat Mirzani Djausal dari Gerindra, Herman HN dari Nasdem. Ketiga, kelompok tokoh masyarakat Lampung, seperti Brigjen (Purn) Edward Syah Pernong.

Keempat, mantan dan kepala daerah menjabat, misalnya Mantan Bupati Tubaba Umar Ahmad dan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad.

Kelima, politisi dan kepala daerah perempuan seperti Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dan Bupati Tanggamus Dewi Handajani.

"Peta ini masih sangat cair, menimbang proses kandidasi calon presiden dan wakil presiden akan sangat memengaruhi proses kandidasi pilgub dan pilkada di daerah," pungkasnya.


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya