Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Pemerintah Harus Jaga Harga Bahan Pokok Agar Masyarakat Bisa Khusyuk Menjalankan Ibadah Puasa

RABU, 22 MARET 2023 | 14:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setiap menjelang Ramadan, harga-harga bahan pokok kebutuhan masyarakat akan melonjak. Butuh aksi nyata dari pemerintah agar bahan pokok ini masih tetap terjangkau masyarakat.

Untuk itulah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, meminta pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tidak naik menjelang Ramadan.

"Kami akan terus berusaha dengan pemerintah untuk menjaga harga bahan pokok agar tetap terjangkau," kata Muzani dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (22/3).


Sehingga menjaga masyarakat bisa melaksanakan ibadah puasa dengan penuh khidmat, khusuk, dan tidak dibebani oleh mahalnya harga kebutuhan pokok.

"Tidak mengganggu mereka dalam beribadah dan menyiapkan bahan makanan untuk berbuka sehingga dapur mereka selama bulan Ramadan bisa tetap 'ngebul'," ujarnya.

Wakil Ketua MPR RI menambahkan, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menginstruksikan agar setiap kader partai di pusat, daerah, dan anggota Fraksi Gerindra seluruh Indonesia untuk tetap berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Seperti berbagi makanan, takjil, dan sembako dengan masyarakat, khususnya di masjid-masjid, musala, panti asuhan, dan anak yatim piatu.

"Hal ini menjadi penting karena kami ingin memastikan bahwa berbagi kebaikan dengan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan menjadi sebuah keharusan bagi setiap kader karena itu sudah menjadi jati diri Partai Gerindra," tegasnya.

Selain itu, lanjut Muzani, Prabowo juga memberikan arahan agar pengurus Gerindra di daerah memperbanyak silaturahmi dengan kader dan tokoh-tokoh masyarakat.

Dengan demikian, suasana kondusif dan kebersamaan selama bulan puasa bisa terjaga dengan baik.

"Menjaga silaturahmi adalah hal yang sangat penting dilakukan selama bulan puasa karena akan menjadikan puasa kita khusyuk dan afdol," demikian Muzani.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya