Berita

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei saat berbicara selama rapat umum di Mashhad, Iran pada 21 Maret 2023/VOA

Dunia

Lupakan Kecewa, Iran Siap Buka Hubungan Kerja Sama dengan Eropa

RABU, 22 MARET 2023 | 12:42 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemimpin tertinggi Iran menyatakan siap bekerja sama dengan Eropa dan melupakan kekecewaannya,  jika mereka tidak mengikuti kebijakan Amerika Serikat (AS).

Pernyataan itu disampaikan oleh pemimpin Ayatollah Ali Khamenei, dalam pidatonya saat peringatan Tahun Baru Persia, dengan mengatakan bahwa AS dan beberapa negara Eropa berada di balik aksi protes yang meletus di negaranya.

"Hubungan Iran dengan Barat memang telah melemah, tetapi kami tidak kecewa dengan Eropa dan siap untuk bekerja sama dengan negara Eropa mana pun yang tidak mengikuti kebijakan AS yang membabi buta," kata Khamenei, dimuat VOA News pada Selasa (21/3).


Dalam pidatonya itu, Khamenei mengatakan bahwa Barat berusaha untuk mengisolasi negaranya dari dunia. Namun itu belum juga berhasil, karena Iran saat ini tengah berupaya memperkuat hubungannya dengan Asi, dan beberapa negara Eropa.

Sejauh ini, anggota Uni Eropa dan Inggris telah memberlakukan gelombang sanksi terhadap Iran atas kekerasan terhadap pemrotes yang menggugat kematian Mahsa Amini. Aksi protes yang meledak itu menyebabkan ratusan orang tewas dan ditangkap oleh pihak berwenang Teheran. Namun, menanggapi sanksi itu Khamenei tetap akan membuka hubungan dengan Eropa meski beberapa anggota UE telah memberikan sanksi kepada negaranya.

Selain itu, dalam pidatonya, pemimpin tertinggi Iran kembali menolak seluruh klaim AS, yang menuduh bahwa negaranya terlibat dalam konflik di Ukraina, dengan memasok drone ke Rusia.

"Kami dengan tegas menolak (klaim itu) karena kami tidak pernah hadir dalam perang Ukraina," katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya