Berita

Orang-orang keluar dari gedung setelah gempa terasa di Lahore, Pakistan, 21 Maret 2023/Net

Dunia

11 Tewas Saat Gempa Besar Mengguncang Afghanistan dan Pakistan

RABU, 22 MARET 2023 | 06:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gempa berkekuatan 6,5 SR mengguncang sebagian besar Pakistan dan Afghanistan pada Selasa (21/3), membuat penduduk berlarian dengan panik keluar dari rumah dan gedung.

TRT melaporkan, korban tewas menjadi 11 orang dengan puluhan luka-luka, setelah sebelumnya menyebut jumlah korban yang tewas sembilan orang.

Survei Geologi AS mengatakan gempa itu berkekuatan 6,5 dan dapat dirasakan di ibu kota Afghanistan, Kabul, dan ibu kota India, New Delhi.


Laporan tentang tingkat kehancuran mulai mengalir secara bertahap dari daerah-daerah terpencil. Kemungkinan jumlah korban akan meningkat.

Ketika lampu rumah dan dinding bergoyang, orang-orang mulai waspada dan segera berhamburan keluar. Penduduk di Islamabad meninggalkan rumah mereka dengan tergesa bahkan sebagian menjerit ketakutan.

Pusat gempa berada 40 kilometer (25 mil) selatan-tenggara kota Jurm, Afghanistan, dekat perbatasan dengan Pakistan dan Tajikistan, dengan kedalaman lebih dari 185 mil.

Juru Bicara Kementerian Penanggulangan Bencana Alam Afghanistan, Shafiullah Rahimi, mengatakan dua tewas, termasuk seorang anak.
Juru Bicara Pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengatakan pusat kesehatan di seluruh negeri telah disiagakan.

Di Pakistan, puluhan lainnya terluka. Gempa tersebut memicu tanah longsor di beberapa daerah pegunungan, mengganggu lalu lintas.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memerintahkan Otoritas Manajemen Bencana Nasional untuk siap menghadapi keadaan darurat apa pun.

Sedikitnya 180 orang yang menderita luka ringan dibawa ke rumah sakit di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa barat laut Pakistan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya