Berita

Kelompok pro-Khalistan melakukan aksi vandalisme dan penghancuran properti di gedung konsulat jenderal India di San Fransisco pada Minggu, 19 Maret 2023/Net

Dunia

India Protes ke AS atas Vandalisme di San Fransisco

SELASA, 21 MARET 2023 | 21:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

India menyampaikan protes keras kepada pemerintah Amerika Serikat atas vandalisme yang terjadi di kantor konsulat jenderalnya di San Fransisco.

Protes itu diungkapkan dalam pertemuan pejabat Kementerian Luar Negeri India dengan kuasa usaha AS di New Delhi, dan Kedutaan Besar India di Washington yang menyampaikan keprihatinannya.

Dalam protesnya, pemerintah India meminta agar AS lebih memerhatikan lagi keamanan perwakilan diplomatnya di negara itu, agar serangan kepada konsulat tidak terjadi kembali.


"Pemerintah AS diingatkan tentang kewajiban dasarnya untuk melindungi dan mengamankan perwakilan diplomatik. Kami meminta AS untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah terulangnya insiden seperti itu," kata pernyataan dari Kementerian India.

Berdasarkan laporan yang dimuat Anadolu Agency pada Selasa (21/3), pemerintah India menyoroti vandalisme dan serangan yang terjadi di depan konsulatnya di AS pada Minggu (19/3) lalu, yang diluncurkan oleh sekelompok pengunjuk rasa ekstremis pro-Khalistan.

Kelompok yang merupakan bagian dari komunitas agama Sikh India itu kerap meluncurkan serangannya sejak 1970-an lalu, untuk mendirikan tanah air terpisah di wilayah Punjab Utara.

Namun, dalam aksi protes yang dilakukan baru-baru ini, kelompok pro-Khalistan yang berada di AS itu mengekspresikan kemarahannya atas kekacauan yang terjadi di kampung halamannya, Punjab Utara.

Menurut laporan yang beredar, terjadi bentrokan antara pro-Khalistan dengan kepolisian di negara bagian Punjab di India, setelah pihak berwenang India melancarkan tindakan keras terhadap pemimpinnya Amritpal Singh dan para pengikut Singh.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya