Berita

Aktivis HAM Papua Natalius Pigai/RMOL

Politik

Natalius Pigai: Jokowi Menghayal, Masa Papua Dapat Rp 1.000 Triliun

SELASA, 21 MARET 2023 | 19:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Klaim Presiden Joko Widodo yang mengungkapkan pemerintah telah mengucurkan total anggaran Rp 1.036 triliun untuk pembangunan di Papua, dipertanyakan.

Presiden Jokowi menyebutkan, anggaran tersebut juga digunakan untuk menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 3.462 kilometer di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Jokowi saat meresmikan Gedung Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Kota Jayapura, Papua pada Selasa (21/3). Jokowi mengatakan anggaran itu digelontorkan secara bertahap selama masa pemerintahannya.


"Sejak tahun 2014-2022 pembangunan di sini telah dianggarkan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kita senilai Rp 1.036 triliun untuk pembangunan Papua," ujar Jokowi.

Salah satu yang mempertanyakan adalah aktivis HAM Papua Natalius Pigai. Dia menyebut, pernyataan Jokowi itu sebagai kebohongan.

Dikatakan Pigai, setiap tahunnya pemerintah pusat hanya mengalokasikan anggaran Rp 700 triliun untuk dana daerah.

"Bohong! Pemerintah pusat kucurkan dana desentralisasi fiskal ke daerah (DAU, DAK, Dana Otsus) untuk 34 Provinsi Rp 700 T/tahun," cuit Pigai di Twitter, Selasa (21/3).

Merujuk pernyataan Jokowi, kata Pigai, artinya selama untuk 8 tahun dengan dana Rp 700 triliu, maka keseluruhan sebanyak Rp 5.600 triliun untuk 34 provinsi.

"Masa Papua dapat Rp 1.000 triliun. Kali ini @jokowi menghayal dan halusinasi," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya