Berita

Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman/Repro

Politik

Kepala PPATK Ungkap Laporan Transaksi Janggal Ratusan Triliun Sudah Disampaikan ke Menseskab

SELASA, 21 MARET 2023 | 19:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Laporan transaksi janggal ratusan triliun yang ditemukan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah disampaikan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana kepada Menteri Sekretariat Kabinet (Menseskab) Pramono Anung.

Hal itu disampaikan Ivan Yustiavandana saat ditanyai Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman mengenai kewajiban PPATK melaporkan transaksi janggal kepada Komite Nasional TPPU Mahfud MD dalam rapat kerja bersama, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (21/3).

“Kepala PPATK, saudara punya kewajiban melaporkan itu (transaksi ratusan triliun) kepada kepala komite tadi apakah kepala komite boleh buka ke publik?” tanya Benny dalam rapat.


“Dalam konteks kasus yang menjadi perhatian publik itu bisa disampaikan, tapi tidak menyentuh kasusnya,” jawab Ivan.

Politisi Demokrat itu kemudian mempertegas kembali pertanyaannya kepada Ivan mengenai aturan yang berkaitan boleh atau tidaknya menyebarkan informasi intelijen kepada publik.

Ivan pun menjawab lugas bahwa dasar aturannya tercantum dalam Pasal 92 dalam peraturan presiden No.6/2012.

Namun demikian, Benny masih kurang puas dengan jawaban Ivan, lantaran dalam Pasal 92 tersebut tidak menyebutkan boleh membuka informasi ke ruang publik dari temuan PPATK.

“Tidak ada di situ. Sekali lagi saya tanya, apakah boleh PPATK atau kepala komite tadi membuka itu ke publik seperti yang dilakukan Bapak Menkopolhulam Pak Mahfud. Dia dengan tegas menyampaikan kepada publik, seingat saya dalam UU PPATK, hanya melaporkan kepada Pak Presiden dan DPR. Apakah saudara sudah pernah lapor ke pak presiden?” tanyanya lagi.

Disinggung mengenai laporan tersebut sudah dilaporkan kepada presiden atau belum oleh Benny K Harman, Ivan mengatakan sudah melaporkan temuan itu ke Menseskab Pramono Anung.

“Untuk kasus ini sudah kami sampaikan melaui Pak Menseskab Pramono Anung. Karena beliau yang telepon,” jawab Ivan.

“Siapa yang telepon?” tanya Benny menegaskan.

“Menseskab,” jawab Ivan.

“Menseskab yang telepon atau sebaliknya?”tanya Benny lagi.

“Beliau yang telepon saya, saya minta waktu karena masih covid dsb,” jawab Ivan.

Benny kemudian mempertanyakan PPATK soal komunikasi yang terjalin antara PPATK dengan Pramono Anung tersebut.

“Saya tahu PPATK independen, PPATK dalam kaitan apa Menseskab menelepon saudara?”tanya Benny.

“Sebenarnya, saya minta waktu untuk menyampaikan, karena Mensesneg lagi sakit mau sampaikan data terkait hal ini kepada pak presiden,” kata Ivan.

“Apakah saudara yakin laporan anda sudah sampai ke meja bapak presiden?”tanya Benny lagi.

“Bapak mungkin bisa tanya Pak Menko (Mahfud),” jawab Ivan.

“Anda kepala PPATK,” kata Benny.

“Saya tidak punya informasi,” jawab Ivan menutup.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya