Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani/Ist

Politik

Perhatian Jokowi untuk Papua Memang Besar, Tapi…

SELASA, 21 MARET 2023 | 10:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI mengakui perhatian besar dari Presiden Joko Widodo untuk tanah Papua. Terbukti, intensitas kunjungan ke Papua cukup tinggi (terhitung 16 kunjungan sampai saat ini).

Hanya saja, kunjungan yang sedemikian sering itu ternyata belum mampu meredam gejolak keamanan di wilayah paling timur Indonesia itu.

“Tentunya ini jadi pertanyaan kami, presiden sedemikian sering ke Papua. Itu tentu baik, artinya beliau punya perhatian besar. Tapi di antara intensitas dan perhatian yang besar itu masih terus bergejolak. Ini patut jadi catatan bagi kami di DPR, dan menarik dibahas, terutama dengan mitra kami seperti TNI dan BIN," kata anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/3).


Dia berharap dari intensitas kunjungan yang tinggi itu, Presiden Jokowi seharusnya semakin mampu menangkap persoalan yang nyata-nyata ada di lapangan.

“Artinya, makin sering turun, bapak presiden mampu belanja masalah lebih banyak lagi, lebih paham lagi. Apa sebenarnya yang jadi akar masalah di Papua, dan bagaimana solusi ideal yang perlu dilakukan," katanya.

Politisi muda Partai Golkar itu mengakui, Jokowi yang turun langsung ke lapangan merupakan langkah tepat, apalagi untuk masalah sepelik dan sekompleks tanah Papua.

"Jujur saja, sudah berapa presiden masalah Papua tidak kunjung selesai. Kita harapkan dengan semakin seringnya presiden turun, masalah Papua bisa ada titik terang penyelesaian," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya