Berita

Polisi anti huru hara menangkap seorang pengunjuk rasa saat terjadi bentrokan dalam demonstrasi menentang UU reformasi pensiun pada 17 Maret 2023/Net

Dunia

Protes di Prancis Terus Membara, Ratusan Orang Ditangkap

SENIN, 20 MARET 2023 | 17:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Lebih dari 500 pengunjuk rasa yang terlibat dalam aksi protes UU reformasi pensiun di Prancis tercatat telah ditangkap oleh aparat keamanan.

"Sekitar 500 demonstran telah ditahan oleh polisi, dan 283 dari mereka dibebaskan," tulis laporan dari media lokal Prancis yang dikutip Anadolu Agency, Minggu (19/3).

Aksi protes dan bentrokan yang terus meletus di seluruh Prancis terjadi sejak pemerintah memberlakukan aturan reformasi pensiun tanpa pemungutan suara.


UU kontroversial yang akan diadopsi oleh Presiden Emmanuel Macron, berencana menaikkan usia pensiun dari 62 menjadi 64 tahun pada tahun 2030 kepada masyarakat Prancis.

Akibatnya, masyarakat Prancis harus melewati 43 tahun waktu untuk bekerja agar dapat memenuhi syarat pensiun penuh.

Langkah tersebut lantas memicu kecaman keras, termasuk dari anggota parlemen oposisi dan ratusan ribu masyarakat yang turun ke jalan menyerukan mosi tidak percaya kepada para oposisi.

Beberapa anggota parlemen oposisi telah mengajukan dua mosi tidak percaya terhadap pemerintah, yang akan diperdebatkan di parlemen pada Senin sore (20/3) waktu setempat.

Sementara, baru-baru ini, kantor dari ketua Partai Republik Eric Ciotti di kota Nice, yang menolak melakukan mosi tidak percaya, diserang oleh para pengunjuk rasa, yang diduga bertujuan untuk menekannya agar ia memilih tindakan tersebut, untuk membatalkan rencana pemerintah.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya