Berita

Sebagian besar penumpang tetap memakai masker di kereta bawah tanah di Seoul pada 20 Maret 2023/Net

Dunia

Hari Pertama Pencabutan Mandat Masker di Kendaraan Umum, Warga Korsel Masih Waspada

SENIN, 20 MARET 2023 | 14:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Warga Korea Selatan tampaknya masih tetap waspada di hari pertama pencabutan aturan wajib masker di area publik terutama di kendaraan umum.

Pada Senin (20/3) kantor berita Yonhap mengatakan, sebagian penumpang kereta api terlihat tetap menggunakan masker.
Keputusan pencabutan wajib masker di transportasi umum diambil dua tahun lima bulan setelah pemerintah mewajibkannya pada Oktober 2020, di tengah puncak pandemi Covid-19.

"Saya tahu saya tidak harus memakainya, tapi saya memakainya karena kebiasaan," kata Keum Hyung-cheol, calon penumpang kereta bawah tanah di Stasiun Sindorim, seperti dikutip dari Yonhap.

"Saya tahu saya tidak harus memakainya, tapi saya memakainya karena kebiasaan," kata Keum Hyung-cheol, calon penumpang kereta bawah tanah di Stasiun Sindorim, seperti dikutip dari Yonhap.

"Orang-orang mungkin mulai melepasnya ketika cuaca menjadi panas, dan saya pikir saya mungkin akan mengikutinya ketika saatnya tiba. Tapi untuk saat ini, saya memakai masker," katanya.

Pengendara kereta bawah tanah lainnya, seorang wanita berusia 64 tahun bernama Jeong Suk-jin, beralasan masih memakai masker karena melihat yang lain juga masih mengenakannya.

Menurutnya, terasa aneh dan merasa bersalah, saat ia melepaskan masker di saat semua orang masih tetap mengenakannya. Ia berencana baru akan melepas maskernya saat yang lain juga melakukannya.

Sebagian besar penumpang kereta KTX berkecepatan tinggi dan bus juga terlihat mengenakan masker.

"Saya akan terus memakai masker saat menggunakan transportasi umum karena daya tahan tubuh saya lemah," kata Kim Soon-deok, seorang penumpang bus berusia 70 tahun.

"Saya kira orang-orang dalam kelompok usia yang sama dengan saya mungkin melakukannya untuk masalah keamanan," ujarnya.

Sebagian kecil orang menikmati kembalinya kehidupan tanpa masker yang telah lama ditunggu-tunggu.

"Saya merasa mati lemas dan berjerawat karena masker," kata Park Dong-hwan, pria berusia 21 tahun di Stasiun Seoul, berbicara tanpa mengenakan masker.

"Saya senang tanpa masker sekarang," katanya.

Hari pertama pencabutan mandat masker pada transportasi bertepatan dengan peringatan debu halus yang dikeluarkan di seluruh Seoul, menyebabkan beberapa orang menyerah atau menunda menikmati hidup tanpa masker.

"Saya tahu saya bisa pergi tanpa topeng mulai hari ini. Tapi saya meninggalkan rumah dengan topeng karena senja yang tebal," kata seorang pria berusia 78 tahun yang mengidentifikasi dirinya sebagai Hwang.

Pemerintah dan otoritas kesehatan telah "aktif" merekomendasikan pemakaian masker bagi pengguna transportasi umum pada jam sibuk, kelompok berisiko tinggi, dan mereka yang memiliki gejala.

Mandat masker juga tetap berlaku untuk fasilitas medis, apotek, dan fasilitas rentan lainnya, seperti panti jompo. Apotek di ruang publik terbuka, seperti toko atau stasiun kereta, akan dibebaskan kemudian.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya