Berita

Warga terdampak badai Freddy di Malawi/Net

Dunia

Korban Tewas Akibat Badai Freddy di Malawi Bertambah, Capai 447 Orang

MINGGU, 19 MARET 2023 | 13:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gelombang kedua badai Freddy yang melanda Malawi sejak pekan lalu telah membawa penderitaan yang begitu besar bagi warga terdampak.

Berdasarkan laporan Departemen Urusan Penanggulangan Bencana Malawi (DoDMA) pada Sabtu (18/3)  pukul 19.00 waktu setempat, jumlah korban jiwa akibat Freddy mencapai 447 orang.

Sementara 918 orang dilaporkan terluka dan 282 hilang, serta 362.928 warga berada di pengungsian setelah banjir bandang merendam tempat tinggal mereka.


Hingga Minggu (19/3), Pasukan Pertahanan Malawi (MDF), Dinas Kepolisian Malawi, dan tim penyelamat tetap dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi.

MDF disebut DoDMA telah menerbangkan barang-barang bantuan, pasokan medis, dan personel ke tempat-tempat yang tidak dapat diakses melalui jalur darat.

Presiden Malawi Lazarus Chakwera pada Sabtu malam (18/3), mengatakan beberapa perwakilan luar negeri, organisasi lokal dan internasional, perusahaan dan individu telah menanggapi permohonannya untuk berpartisipasi dalam penangangan korban.

Dia mengimbau lebih banyak dukungan kemanusiaan, dengan mengatakan situasi di kamp-kamp dan daerah yang terkena dampak badai sangat buruk.

Sekolah terpaksa ditutup hingga 31 Maret, karena sekitar 230 sekolah telah diubah menjadi kamp penampungan bagi komunitas pengungsi internal.

Sejak akhir pekan lalu, badai Freddy menghantam beberapa kabupaten di Malawi dan menyebabkan angin kencang, banjir, serta tanah longsor.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya