Berita

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Dunia

WHO Desak China Segera Buka Informasi Terkait Sumber Covid-19

MINGGU, 19 MARET 2023 | 08:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak China untuk membuka semua informasi terkait asal mula Covid-19. Desakan ini muncul setelah temuan baru bahwa sumber Covid-19 terkait dengan sampel anjing rakun yang diambil di pasar Huanan, Wuhan pada awal wabah menyebar.

Kelompok Penasihat Ilmiah WHO untuk Origins of Novel Pathogens (SAGO) telah merilis pernyataan, seperti dikutip Reuters pada Minggu (19/3).

Pernyataan menyebut, urutan baru virus SARS-CoV-2 serta data genomik tambahan berdasarkan sampel yang diambil dari pasar Wuhan pada tahun 2020 diunggah sebentar ke database GISAID oleh ilmuwan China awal tahun ini. Namun kemudian data tersebut dihapus atasu dibatasi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China.


Pejabat WHO mengaku membahas masalah ini dengan pihak China. CDC China berdalih mereka berencana untuk mengirimkan kembali makalah tersebut ke jurnal ilmiah Nature untuk publikasi.

Pejabat WHO mengatakan informasi semacam itu, meski tidak konklusif, merupakan petunjuk baru dalam penyelidikan asal-usul Covid-19 dan seharusnya segera dibagikan.

"Data ini seharusnya dibagikan tiga tahun lalu. Kami terus meminta China untuk transparan dalam berbagi data, dan untuk melakukan investigasi yang diperlukan dan membagikan hasilnya," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

SAGO ditugaskan oleh WHO untuk terus menyelidiki asal muasal pandemi Covid-19 yang telah menewaskan hampir 7 juta orang di seluruh dunia.

Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di Wuhan ditutup oleh otoritas China setelah virus corona baru muncul di kota itu pada akhir 2019. Pasar tersebut menjadi fokus studi apakah virus tersebut telah menginfeksi beberapa spesies lain sebelum berpindah ke manusia.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya