Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat memberikan kuliah umum bertema "Kebijakan Perdagangan Indonesia dalam Kancah Ekonomi Global" di Universitas Muhammadiyah Mamuju, Sulawesi Barat/Ist

Politik

Mendag Zulhas: Mahasiswa Harus Berani Ambil Risiko untuk Ciptakan Peluang Usaha

SABTU, 18 MARET 2023 | 18:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mahasiswa sebagai generasi muda harus berani menentukan pilihan dan konsisten menjalani pilihannya agar bisa meraih kesuksesan. Kesuksesan digapai melalui berbagai hambatan dan tantangan yang berhasil ditangani.

Begitu dikatakan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat memberikan kuliah umum bertema "Kebijakan Perdagangan Indonesia dalam Kancah Ekonomi Global" di Universitas Muhammadiyah Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat (17/3).

Turut hadir dalam kuliah umum ini Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kasan, Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju Muhammad Tahur, dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Barat Wahyun Mawardi.


“Generasi muda juga harus berani mengambil risiko dalam menyelesaikan berbagai tantangan serta mampu menciptakan peluang usaha, baik di pasar domestik maupun global,” ujar Zulhas, sapaan karibnya.

Dia menjelaskan, Indonesia diproyeksikan akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar ke-4 di dunia pada 2050 setelah China, India, dan Amerika Serikat, jika bisa mengelola perubahan-perubahan yang terjadi dengan baik.

"Pada 2022, nilai ekspor Indonesia mencapai 291,98 miliar dolar AS dengan nilai surplus mencapai 54,53 miliar dolar AS. Nilai tersebut merupakan rekor baru sepanjang sejarah," terangnya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu pun mengharapkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju mampu memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan ilmu pengetahuan di dalam keberagaman.

“Kini saatnya memikirkan bersama apa kontribusi kita dalam ikut memajukan perekonomian Indonesia agar visi-misi Indonesia sebagai negara maju di 2045 dapat terwujud,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya