Berita

Xi Jinping/Net

Dunia

Bawa Misi Perdamaian, Presiden China Xi Jinping Bakal Kunjungi Rusia Pekan Depan

SABTU, 18 MARET 2023 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jadwal pasti kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Moskow untuk memenuhi undangan Presiden Rusia Vladimir Putin dirilis Jumat (17/3) waktu setempat.

Xinhua melaporkan, kunjungan Xi, yang terjadi di tengah upaya Beijing untuk mengakhiri perang Ukraina akan berlangsung selama dua hari mulai 20-22 Maret.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan kunjungan Xi ke Rusia - yang pertama dalam hampir empat tahun - sebagian untuk mempromosikan "perdamaian", meskipun dia tidak secara eksplisit menyebutkan perang Ukraina.


"Kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Rusia yang akan datang akan menjadi perjalanan persahabatan, kerja sama, dan perdamaian," kata Wang.

Perjalanan Xi terjadi setelah China menerbitkan rencana 12 poin untuk resolusi politik krisis Ukraina. Rencana tersebut menyerukan perlindungan warga sipil dan agar Rusia dan Ukraina saling menghormati kedaulatan masing-masing.

Namun, Amerika Serikat dan NATO mengatakan upaya Beijing untuk menengahi tidak kredibel karena China menahan diri untuk tidak mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.

Kremlin mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Xi dan Putin akan membahas masalah topikal pengembangan lebih lanjut dari hubungan kemitraan komprehensif dan kerja sama strategis antara Rusia dan China. Pernyataan itu juga tidak menyebutkan Ukraina.

Setelah bertemu Putin, Xi dilaporkan akan melakukan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Beijing belum mengkonfirmasi rencana tersebut.

China dan Rusia mengumumkan kemitraan 'tanpa batas' pada Februari 2022 ketika Putin mengunjungi Beijing untuk pembukaan Olimpiade Musim Dingin, beberapa hari sebelum Moskow mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina.

Beijing dan Moskow sejak itu terus menegaskan kembali kekuatan hubungan mereka. Perdagangan bilateral melonjak sejak invasi dan China adalah pembeli minyak terbesar Rusia, sumber pendapatan utama Moskow.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya