Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Komandan CENTCOM: ISIS-K Kemungkinan akan Menyerang AS dalam Waktu Dekat

JUMAT, 17 MARET 2023 | 11:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kelompok teroris ISIS Khorasan (ISIS-K) diyakini tengah bersiap untuk menyerang aset Amerika di luar negeri, yang akan diluncurkan setidaknya pada musim panas ini atau enam bulan lagi.

Begitu yang disampaikan oleh kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Komandan Jenderal Michael Kurilla yang memperingatkan kepada Kongres pada Kamis (16/3).

“Ini adalah perkiraan bahwa (ISIS-K) dapat melakukan operasi eksternal melawan kepentingan AS atau Barat di luar negeri dalam waktu kurang dari enam bulan dengan sedikit atau tanpa peringatan,” kata Kurilla kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat, seperti dimuat New York Post.


Ia mengatakan, serangan di luar negeri dilakukan lebih mudah dibanding di tanah Amerika sendiri.

“Kelompok ekstremis melihat peluang, dan ISIS-K semakin berani berusaha untuk memperluas barisannya, dengan serangan langsung di wilayah tersebut dan sekitarnya, dengan tujuan akhir untuk menyerang tanah air Amerika,” jelas Kurilla.

Dalam pembicaraannya itu, Kurilla menolak menjelaskan secara terbuka bagaimana ia bisa menilai ISIS-K akan menyerang AS. Tetapi ia berjanji akan memberi tahu parlemen alasannya dalam sesi tertutup berikutnya.

Kelompok teror ISIS-K pernah menyerang pasukan AS dengan bom bunuh diri di luar Bandara Internasional Kabul pada Agustus 2021, yang menewaskan 13 anggota layanan AS dan ratusan warga lokal. Ketika itu pasukan AS menarik diri dari Afghanistan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya