Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Ist

Politik

Pengamat: Ridwan Kamil Tidak Bijak Saat Respons Kritikan Warganet

JUMAT, 17 MARET 2023 | 03:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sikap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dalam dalam merespons kritikan mantan guru SMK Telkom Sekar Kemuning Kota Cirebon, Muhammad Sabil (34) pada Selasa kemarin (14/3) dianggap tidak bijak.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menilai sikap yang ditunjukkan Ridwan Kamil dalam merepons komentar Sabil merupakan bentuk ketidakdewasaan sebagai seorang kepala daerah. Bahkan, Ridwan Kamil cenderung arogan dan terlalu menikmati pujian.

"Situasi ini jelas menggambarkan tidak adanya kedewasaan RK (Ridwan Kamil) sebagai gubernur, ia terlalu menikmati pujian dan itu tanda pemimpin arogan," ucap Dedi melalui pesan singkatnya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (15/3).


Dedi menuturkan, seharusnya Ridwan Kamil tidak membalas komentar dengan sama-sama mengatakan 'maneh' (kamu) yang dianggap tidak sopan. Oleh sebab itu, Ridwan Kamil dapat dikatakan tidak bijak dalam merepons komentar guru tersebut.

"Membandingkan dua respons antara guru dan Ridwan Kamil, jelas lebih tidak bijak RK, karena ia pejabat daerah. Dan guru tersebut masuk dalam wilayah pengayomannya," tuturnya.

Ditambahkan Dedi, penggunaan kata 'maneh' yang juga dilontarkan Ridwan Kamil saat merespons komentar Sabil menandakan orang nomor satu di Jabar itu emosional.

"Respons emosional yang menggunakan bahasa yang sama dengan guru menandai RK lebih mementingkan urusan personal dibanding urusan umum, yakni memberikan pelayanan pada publik termasuk dalam merespons kritik sekalipun," tutupnya. 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya